Minggu, 22 Januari 2023

KBMN-RESUME 5 - BLOG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN

 BLOG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN

BLOG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN

Resume Ke                    : 5

Gelombang                    : 28

Hari tanggal                  : Rabu, 18 Januari 2023

Tema                                : Blog sebagai Media Pembelajaran

Narasumber                  : Dail Ma’ruf, M. Pd

Moderator                      : Purbaniasita, S. Pd


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Wah menarik sekali materi  yang diberikan oleh bapak Dail Ma’ruf, M.Pd, kalau bicara mengenai media pembelajaran gak akan ada habis-habisnya, apalagi kita sebagai guru selalu ada cara untuk membuat media pembelajaran yang menarik, lagi dan lagi demi tercapainya pembelajaran yang lebih diminati siswa. sehingga siswa mudah memahami pembelajaran yang kita sampaikan dengan baik. 

 Apa lagi dengan materi yang diberikan oleh bapak Dail selaku pemateri kita malam ini dengan judul materinya Blog Sebagai Media Pembelajaran.  Tidak hanya media secara offline yang kita gunakan, sekarang media onlinepun sudah sangat merajalela dalam dunia pendidikan, media yang sangat mengikuti perkembangan zaman apalagi di era 4.0. di era serba digital media pembelajaran juga harus digital. 

Siswa kita yang saat ini sedang terlena dengan gadget nya, dengan media sosial yang banyak memberikan pengaruh negatifnya, yang membuat siswa kita malas untuk membaca, dan saat ini literasi siswa sangatlah rendah, mereka lebih suka melihat Tiktok, Instagram, Facebook ataupun media lainnya hanya untuk hiburan, seolah-olah siswa kita kurang hiburan.

Dengan adanya blog ini akan mengubah minat siswa menjadi lebih baik lagi dalam belajar, mereka tidak perlu bawa buku kemanapun mereka pergi, cukup dengan Handphone saja  siswa bisa mengulang pembelajarannya kembali,  dengan adanya Blog sebagai media pembelajaran  ini sangat memudahkan siswa apalagi gurunya. tidak ada lagi alasan buku tinggal atau hilang, karena zaman sekarang siswa lebih perhatian sama Handphone daripada buku pembelajarannya.

Selanjutnya disampaikan materi yang masih berkaitan dengan blog,

Pengertian Blog


·     Kata “blog” berasal dari kata weblog yang diperkenalkan pertama kali pada 1998 oleh Jhon Barger.

·     Berger memberi nama weblog untuk mengkhususkan istilah website yang bersifat pribadi dan sering diperbarui dari waktu ke waktu.

·     Dengan kata lain, blog adalah website yang bersifat personal, yang memuat opini personal dan halhal lain untuk mengaktualisasikan diri dan mengabarknnya pada komunitas global


Hal istimewa dari bloger


·     Herman Yudiono

Gaji 21/bulan dan benefit lainnya.

Menjadi fulltime blogger.

Kisah inspiratifnya dapat dibaca di blognya :  hermanyudiono.com.

 

·     Raditya Dika

Raditya Dika buku pertamanya, Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh di tahun 2005.

Pernah meraih penghargaan Indonesian Blog Award The Online Inspiring Award di tahun 2009.


Jenis- jenis blog

 1. Blog pendidikan, biasanya ditulis oleh pelajar atau guru.

 2. Blog sastra, lebih dikenal sebagai litblog (literary blog), berisi masalah yang berkaitan dengan dunia sastra.

3. Blog pribadi disebut juga buku harian online yang berisikan tentang pengalaman keseharian seseorang, keluhan, puisi atau syair, gagasan, dan perbincangan teman.

4. Blog bertopik, yaitu blog yang membahas sesuatu masalah/topik tertentu, dan fokus pada bahasan tertentu, misalnya khusus kuliner, atau Wisata.

5. Blog kesehatan, lebih spesifik tentang kesehatan. Blog kesehatan kebanyakan berisi tentang keluhan pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-keterangan tentang kesehatan, misal yang di buat ahli Medis, Hallo dok, dll.

6. Blog politik berisi tentang berita politik, aktivis, dan semua persoalan berbasis blog (seperti kampanye). Blog politik , ini banyak jelang 2024 dan tujuannya ya mengiklankan dirinya atau jagoannya ke Publik supaya dapat dukungan atau suara.

7. Blog perjalanan, fokus pada bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan-keterangan tentang perjalanan.

8. Blog riset, berisi persoalan tentang akademis seperti berita riset terbaru. Blog riset , biasanya dimiliki pihak kampus atau lembaga penelitian lainnya.

9. Blog hukum, berisi persoalan tentang hukum atau urusan hukum; disebut juga dengan blawgs (Blog Laws). Blog hukum di buat para ahli hukum, pengacara jaksa dan hakim atau polisi.

10. Blog media, berfokus pada bahasan kebohongan atau ketidakkonsistensi media massa; biasanya hanya untuk koran atau jaringan televisi. Ditujukan untuk sosialisasi aturan hukum atau advokasi. Blog media artinya Blog berita. Memberitakan apa saja yang diliput wartawannya.

11. Blog agama, membahas masalah yang berkaitan dengan agama. berisi masalah agama dan solusi dari penulis atau tokoh agama, bsa juga buka rubrik tanya jawab Transformatika.

12. Blog bisnis, digunakan oleh pegawai atau wirausahawan untuk kegiatan promosi bisnis mereka. Jenis blog tersebut. Blog Bisnis, apapun bisnis kita maka diupoload di Blog detilnya, lalu link di kirim ke orang yang kita harapkan akan berminat . Bisa juga ke grup yang potensial banyak anggotanya.

5 manfaat blog bagi pendidikan

1. Blog sebagai rumah belajar dan berbagi guru Artinya, kreativitas dan kegemaran guru dapat disalurkan melalui blog, seperi kreativitas dalam menulis, maupun karya-karya lainnya.

2. Blog dapat meringankan tugas dan beban guru dalam mengajar,  Blog akan memudahkan guru karena segalanya dapat dimasukkan ke dalam blog. Misalnya, materi pelajaran, tugas siswa, informasi nilai siswa.

3. Blog dapat meningkatkan minat belajar para siswa Transformatika, Volume 12 , Nomer 1, Maret 2016 ISSN 0854-8412 125 menyatakan “ dengan blog, seorang guru dapat memposting suatu permasalahan atau materi pelajaran yang disusun dalam suatu bahasa yang formal tetapi lebih santai. Kemudian para siswa bisa blogwalking ke blog tersebut dan kegiatan belajar mengajar pun bisa menjadi lebih menyenangkan.

4. Blog dapat diakses oleh siapa pun di belahan dunia. Dengan blog, guru bisa berbagi materi pelajaran tidak hanya untuk siswanya, tetapi juga setiap orang orang yang membutuhkan pemikirannya di mana pun mereka berada dengan mudah dan murah.

5. Blog dapat menjadi media silaturahim. Blog dapat dijadikan sebagai sarana untuk bertemu secara tidak langsung dan dapat menjalin komunikasi satu sama lain karena blog dapat diakses oleh siapa pun di seluruh dunia

Selain menjelaskan tentang materi Blog, beliau juga memberikan informasi tambahan, antara lain:

Beliau pernah menjadi kurator dari karya-karya berikut:

 1. Surat Cinta Guru untuk Presiden Jokowi

2. Inspirasi Menulis dan Menerbitkan Buku

3. Mendampingi Murid Meraih Prestasi

4. Buku Guru Hebat Jilid 1, 2, 3, dan 4 = 4 buku

5. Derap langkahku di Asrama YAPI jilid 1 dan 2 = 2 buku

6. Dunia Pondok Pesantren

7. Gairah Menulis Puisi Nusantara

8. The Power of Writing

9. Puisi Bebas Nusantara

10. Keajaiban Menulis Setiap Hari

Dalam pelatihan ini, Pak Dail menyampaikan materi tentang pemanfaatan blog sebagai media pembelajaran. Kata "blog" berasal dari kata weblog yang diperkenalkan pertama kali pada 1998 oleh Jhon Barger. Barger memberi nama weblog untuk memberi istilah website yang bersifat pribadi dan terus diperbarui dari waktu ke waktu.

Singkatnya, blog adalah website yang bersifat personal, memuat opini pribadi dan digunakan untuk mengaktualisasikan diri dan media informasi bagi komunitas global. 

Lima blogger paling terkenal di Indonesia adalah Herman Yudiono, Raditya Dika, Sugeng Riyadi, Carolina Ratri, Dani Rachmat.

Saat ini terdapat beberapa jenis blog, antara lain:

1. Blog pendidikan, biasanya ditulis oleh pelajar atau guru.

2. Blog sastra, lebih dikenal sebagai litblog (literary blog), berisi masalah yang berkaitan dengan dunia sastra.

3. Blog pribadi disebut juga buku harian online yang berisikan tentang pengalaman keseharian  seseorang, keluhan, puisi atau syair, gagasan, dan perbincangan teman.

4. Blog bertopik, yaitu blog yang membahas sesuatu masalah/topik tertentu, dan fokus pada bahasan tertentu.

5. Blog kesehatan, lebih spesifik tentang kesehatan. Blog kesehatan kebanyakan berisi tentang keluhan pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-keterangan tentang kesehatan.

6. Blog politik berisi tentang berita politik, aktivis, dan semua persoalan berbasis blog (seperti kampanye)

7. Blog perjalanan, fokus pada bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan-keterangan tentang perjalanan.

8. Blog riset, berisi persoalan tentang akademis seperti berita riset terbaru.

9. Blog hukum, berisi persoalan tentang hukum atau urusan hukum; disebut juga dengan blawgs (Blog Laws)

10. Blog media, berfokus pada bahasan kebohongan atau ketidakkonsistensi media massa; biasanya hanya untuk koran atau jaringan televisi.

11. Blog agama, membahas masalah yang berkaitan dengan agama.

12. Blog bisnis, digunakan oleh pegawai atau wirausahawan untuk kegiatan promosi bisnis mereka.

 

Beliau juga menambahkan beberapa manfaat dari blog, yakni:

1. Blog sebagai rumah belajar dan berbagi guru Artinya, kreativitas dan kegemaran guru   dapat disalurkan melalui blog, seperi kreativitas dalam menulis, maupun karya-karya lainnya.

2.  Blog dapat meringankan tugas dan beban guru dalam mengajar. Blog akan memudahkan guru   karena  segalanya dapat dimasukkan ke dalam blog. Misalnya, materi pelajaran, tugas siswa,    informasi nilai      siswa.

3. Blog dapat meningkatkan minat belajar para siswa Transformatika, Volume 12 , Nomer 1, Maret 2016 ISSN 0854-8412 125 menyatakan " dengan blog, seorang guru dapat memposting suatu permasalahan atau materi pelajaran yang disusun dalam suatu bahasa yang formal tetapi lebih santai. Kemudian para siswa bisa blogwalking ke blog tersebut dan kegiatan belajar mengajar pun bisa  menjadi lebih menyenangkan.

4. Blog dapat diakses oleh siapa pun di belahan dunia. Dengan blog, guru bisa berbagi materi pelajaran  tidak hanya untuk siswanya, tetapi juga setiap orang orang yang membutuhkan pemikirannya di        mana pun mereka berada dengan mudah dan murah.

5. Blog dapat menjadi media silaturahim. Blog dapat dijadikan sebagai sarana untuk bertemu secara tidak langsung dan dapat menjalin komunikasi satu sama lain karena blog dapat diakses oleh siapa pun di seluruh dunia.

 

 Testimoni : Doktor Wijaya Kusumah, M.Pd Bloger KBMN

·     Membuktikan bahwa prestasi murid mengalami peningkatan signifikan dengan media Blog Kolaboratif

·     Penerapan Media Blog dapat diterapkan dalam semua pelajaran

·     Dapat diterapkan dalam Jenjang SD hingga PT

·     Meningkatkan kemampuan menulis siswa

·     Meningkatkan kemampuan literasi siswa

Testimoni : Pemanfaatan Blog sebagi Media Pembelajaran Menurut Mayor Nani

·     Ketika mengajar, saya gunakan blog untuk mengirimkan tugas-tugas ke siswa dan saya meminta    mereka menjawab di blog mereka dan mengirmkan linknya ke group.

·     Saya juga memberi tugas ke siswa lain untuk berkunjung ke blog teman-temannya minimal dua blog.

·     Saya tidak dapat memaksa mereka untuk visit ke semua blog karena mereka juga mendapatkan banyak pekerjaan rumah dari guru berbeda.

Jadi Blog sama dengan medsos lainnya seperti FB, IG, Email , Tiktok, dan You Tube yang bisa kita gunakan untuk hal positif dan manfaat, diantaranya bagi guru, bisa dijadikan media pembelajaran yang efektif.

Blog juga merupakan website yang bersifat pribadi dan sering diperbarui dari waktu ke waktu. Dengan kata lain, blog adalah website yang bersifat personal, yang memuat opini personal dan hal-hal lain untuk mengaktualisasikan diri dan mengabarkannya pada komunitas global.

Dengan memahami penggunaan Blog maka akan sangat memudahkan bagi guru dalam memberikan materi  dan latihan, begitu juga siswa hanya perlu masuk ke blog yang disiapkan guru.

Menurut Pak Ustad Dail, pembelajaran menggunakan blog ini ternyata memang benar terasa manfaatnya. Siswa menjadi gampang dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. 

Sebagai penutup, Pak Dail berpesan agar setiap guru dapat memanfaatkan blog sebagai media pembelajaran yang bermanfaat agar menjadi rumah belajar dan  sarana berbagi ilmu antar guru.

"Selayaknya Kita Berdayakan Blog Kita Untuk Pembelajaran"

 

 

 


KBMN-RESUME 6-Menulis Buku Mayor Bersama Prof. Eko Indrajit


MEMBUAT BUKU MAYOR, SEMANGAT BISA!


Judul                : Membuat Buku Mayor Semangat Bisa!

Resume            : ke-6

Gelombang     : 28

Hari/ Tanggal: Jumat, 20 Januari 2023

Tema                : Menulis Buku Mayor dalam Dua Minggu

Narasumber   : Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A.

Moderator       : Aam Nurhasanah, S.Pd.


Selamat malam semuanya, salam pembuka dari Prof. Eko. Selamat malam pak Prof. Ekoji, siap mengikuti. Jawab semua peserta. 

Izin kelas ditutup sejenak. Karena narasumber kali ini luar biasa karena dapat mengantarkan kita ke penerbit mayor

 Assalamualaikum Wr.Wb. Selamat malam para peserta hebat di seluruh tanah air. Sebelum kita mulai materi malam ini, siapkan gelas kosong untuk menampung ilmu dari Prof. Ekoji

Perkenalkan, nama saya Aam Nurhasanah dari Lebak, Provinsi Banten akan memandu bapak ibu dengan tema Menulis Buku Mayor dalam Dua Minggu.

Narasumber kali ini adalah Prof. Richardus Eko Indrajit. Beliau adalah seorang penulis besar yang bisa mengantarkan mimpi kita menuju penerbit mayor.

Isi materi malam ini benar-benar mengguncang dunia. 

Yuuk persiapkan sebaik - baiknya

Buku kita juga akan di terbitkan dalam bentuk ebooks atau buku digital







Teman-teman tercinta, materi Prof. Eko lebih ke praktik langsung ya. Jadi jangan lewatkan kesempatan untuk bergabung dan mendaftar menjadi peserta

 Sudah banyak teori, konsep, dan pengalaman dari penulis lain yang disampaikan ke anda semua. Sehingga saya tidak ingin membebani dengan teori-teori baru. Jadi saya mengajak teman-teman yang BERMIMPI karyanya terpajang di toko buku untuk BERGABUNG dalam batch JANUARI BERSERI yang nanti akan menjadi workshop mingguan membuat buku mayor.

Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A. (lahir 24 Januari 1969) atau Eko Indrajit adalah seorang tokoh pendidikan dan pakar teknologi informatika asal Indonesia yang kini menjabat Rektor Universitas Pradita.

Selain dikenal sebagai sosok penggerak riset informatika dan teknologi digital, Eko Indrajit adalah narasumber yang aktif di berbagai seminar, lokakarya, dan penulis buku serta jurnal yang telah dipublikasikan di dalam maupun luar negeri. Kini, ia tercatat sebagai salah satu anggota Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia dan menjadi Ketua Smart Learning and Character Center (PSLCC) PGRI yang berperan melakukan pengembangan profesi guru dan pendidikan karakter berbasis teknologi dan informasi

Dalam perkenalannya Profesor Indrajit menyampaikan bahwa sampai saat ini beliau telah menulis kurang lebh 121 buku mayor semenjak selesai kuliah. Tulisan artikel, beliau sudah menulis kurang lebih 623 artikel, dalam bahasa Indonesia maupun Inggris

Beliau senang menulis semenjak Sekolah Dasar. Namun tulisan pertamanya baru diterbitkan majalah ketika beliau duduk di bangku SMP.

Beliau bercerita bahwa Buku Mayor pertama yang terbit adalah di tahun 2000, yaitu dua tahun setelah krisis dan reformasi. Sepuluh buku pertamanya isinya adalah bunga rampai. Setiap buku terdiri dari 50 artikel. Setiap artikel berisi ringkasan SATU TOPIK yang sedang menjadi trend pada saat itu.

Beliau sendiri tidak pernah menduga ternyata begitu banyak orang yang membelinya. Sampai akhirnya jadi ketagihan menulis.

Hal lain yang membuat motivasi menulis lebih besar adalah karena banyaknya SMS (dulu belum ada WA) yang masuk ke nomor HPnya mengucapkan terima kasih atas buku yang  dibuat. Tentu saja hal tersebut membesarkan hati dan beliau merasa hidup beliau berguna untuk orang lain. Begitulah pentingnya menulis nomor handphone di setiap buku yang beliau tulis.

Dalam lanjutan ceritanya Ketika tanggal 16 Maret 2020 semua guru dan siswa harus belajar dari rumah, beliau memutuskan untuk menjadi youtuber, Setiap hari beliau membuat satu youtube, yang isinya hal-hal berkaitan dengan PJJ (karena sedang menjadi pembicaraan nasional). youtube yang dibuat berjudul aneh-aneh, seperti gamification, flipped classroom, collaborative learning, metaverse, IOT, big data, dan lain sebagainya.

Ketika Om Jay mengajak untuk mengajarkan guru-guru menulis, maka beliau tergerak untuk bereksperimen dengan cara Setiap guru diminta untuk membuka youtube  dengan alamat EKOJI CHANNEL Kemudian setiap guru diminta untuk menuliskan apapun yang diomongkan di youtube tersebut. Setelah itu beliau memberikan tambahan referensi untuk memperkaya konten.

Ternyata dari 30 guru yang berniat bergabung, 19 buku diterbitkan, dan dari 19 buku tersebut, satu buku terpilih jadi Buku Terbaik Nasional versi Perpusnas untuk kategori PJJ. Dan sampai saat ini  sudah lebih dari 60 buku guru-guru hebat yang berhasil diterbitkan oleh Penerbit ANDI.

Pada kesempatan baik ini, beliau ingin mengajak guru-guru yang tertarik untuk menjadi penulis buku mayor yang diterbitkan untuk mendaftarkan diri. Namun kali ini agak berbeda modelnya. Beliau akan kasih SEBUAH TEMA, kemudian dengan bimbingannya dan ibu Aam peserta mendalami tema tersebut sehingga menjadi buku.

Dalam paparannya memberikan tips bahwa  Kalau ingin menuliskan buku yang diterbitkaan mayor, anda harus mengikuti KEBUTUHAN PASAR. Jadi menulis itu BUKAN UNTUK DIRI SENDIRI, tapi UNTUK ORANG LAIN.


Banyak tema-tema yang dibutuhkan disekolah sekarang seperti:

Classroom Design and Management

Community Based Learning

Computer-Based Assessment

Competency-Based Learning

Computer-Adaptive Assessment

The 21st Century Learning Skills


Tips kedua adalah Tidak perlu berfikir panjang-panjang dulu. Mulai dari satu hal yang sederhana. Jangan menuliskan sesuatu yang kita tidak mengerti dan tidak ada sumber referensinya.

Dalam menulis tentunya kita membutuhkan referensi. Tidak ada aturan mengenai hal ini. Referensi adalah bentuk penghormatan kita terhadap karya orang lain yang butir-butir kontennya kita pakai dalam buku kita. Semakin banyak kita pakai pemikiran orang lain, semakin banyak referensi yang kita pergunakan.

Agar tulisan kita berkualitas dan dipercaya penerbit mayor,  maka isi atau konten menarik yang disampaikan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Cara agar tulisan kita masuk dalam kategori mayor, dan dapat memunculkan inspirasi atau ide sehingga dapat menghasilkan karya yg bagus dan inspiratif, nanti akan beliau ajarkan sambil  menulis.  Peserta dipersilahkan daftar ke bu Aam ya, nanti BAGAIMANA nya akan kita lalui bersama.”

Sudah banyak teori, konsep, dan pengalaman dari penulis lain yang disampaikan ke anda semua. Sehingga beliau tidak ingin membebani dengan teori-teori baru. Jadi beliau mengajak teman-teman yang BERMIMPI karyanya terpajang di toko buku untuk BERGABUNG dalam batch JANUARI BERSERI yang nanti akan menjadi workshop mingguan membuat buku mayor. Tujuan workshop menulis adalah agar guru-guru BISA MENULIS BUKU bukan sekedar TAHU CARANYA NULIS BUKU.

Cara untuk memotivasi diri kita agar bisa selalu berkarya dan kiat khusus supaya karya kita bisa sampai ke penerbit mayor, adalah dengan motivasi selalu dimulai dari mimpi. Bu Aam berhasil menulis banyak buku karena punya MIMPI bisa melihat namanya di toko buku Gramedia. Tanpa mimpi, tak akan ada motivasi. Seperti kata Laskar Pelangi: "Mimpi... adalah kunci...."

Pertanyaan 5 ada Endang Ratna Juwita,Bogor, “ ijin bertanya Saya mengajar di sebuah PAUD AlQuran ,kira2  apa tulisan yang akan saya tulis sehingga bisa menarik minat pembaca? Jawaban beliau “Anda bisa mengetahuinya dengan menanyakan orang-orang di sekitar anda, misalnya dengan pertanayaan: "kalau saya buat buku seperti ini, kira-kira kamu mau membelinya ndak ya?". Dari situ anda akan tahu apakah orang tertarik dengan karya anda atau tidak.”

Pertanyaan 6 dari Pak Ahmad Fatch dari Bekasi. “Prof. Mohon pencerahannya. Kadang ketika menulis ada kalanya ketika berganti hari tulisan kita seperti tidak nyambung dengan tulisan sebelumnya? Mohon pencerahannya. Jawaban Beliau Nah, makanya di awal saya lebih senang menulis BUNGA RAMPAI, yang isinya cuplikan dari beberapa hal menjadi satu.

Pertanyaan 7 dari Ibu Tuti, dari depok, “Secara pribadi tidak punya keahlian khusus atau basic IT/ keilmuan yg memadai utk menulis buku dg pilihan judul yg prof berikan, Namun sebagai seorang guru tentu kita pernah menerapkannya di kelas, walau baru sedikit.

Bagaimanakah strateginya, agar kita bisa tetap menulis dg judul tersebut? 

Bisakah berdasarkan kajian Pustaka/ referensi saja? Atau seperti apa prof?

Jawaban beliau “Yang penting adalah KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI dan KEMAMPUAN BERBAHASA. Konten bisa bebas. Hanya imajinasi kita yang membatasinya.

 Peserta begitu antusias menunggu tema apa yang akan diberikan oleh Prof. Eko.

Prof. Eko pun memberikan tips untuk peserta sambil menunggu berapa kira-kira jumlah peserta yang ingin mengikuti tantangan dari Prof. Eko, seperti:

  1. Kita menulis BUKAN UNTUK DIRI SENDIRI, tapi UNTUK ORANG LAIN.
  2. Tidak perlu berfikir panjang-panjang dulu. Mulai dari satu hal yang sederhana. Jangan menuliskan sesuatu yang kita tidak mengerti dan tidak ada sumber referensinya.
  3. Prof. Eko lebih senang mengajak rekan-rekan guru untuk BERJALAN BERSAMA, bukan sekedar BERDISKUSI. Kebanyakan orang senangnya berdiskusi dan TAKUT EKSEKUSI. Berbeda dengan Prof. Eko, beliau lebih senang langsung EKSEKUSI di bawah bimbinganya, baru berdiskusi jika ada hambatan.
  4. Carilah judul yang ANTI MAINSTREAM. Kalau yang BIASA-BIASA SAJA, biasanya penerbit mayor tidak tertarik menerbitkannya.
  5. Semakin banyak kita pakai pemikiran orang lain, semakin banyak referensi yang kita pergunakan. Dan tidak ada aturan mengenai berapa banyak referensi yang kita pakai. Referensi adalah bentuk penghormatan kita terhadap karya orang lain yang butir-butir kontennya kita pakai dalam buku kita.
  6. Agar tulisan berkualitas maka buatlah Isi atau konten yang menarik dan disampaikan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  7. Motivasi selalu dimulai dari mimpi.
  8. "Practice makes perfect". Latihan adalah kuncinya.

 Prof. Eko mengajak pada peserta untuk ikut bergabung dalam Workshop menulis, agar dapat mempraktekkan secara langusng. Tujuan Workshop menulis adalah agar guru-guru BISA MENULIS BUKU bukan sekedar TAHU CARANYA NULIS BUKU.

Karena sudah banyak teori, konsep, dan pengalaman dari penulis lain yang disampaikan ke peserta KBMN PGRI. Sehingga Prof. Eko tidak ingin membebani dengan teori-teori baru. 

Jadi Prof. Eko mengajak teman-teman yang BERMIMPI karyanya terpajang di toko buku untuk BERGABUNG dalam batch JANUARI BERSERI yang nanti akan menjadi workshop mingguan untuk membuat buku mayor.

Setelah melihat banyaknya peserta yang ingin dibimbing langsung oleh Prof. Eko dalam membuat buku Mayor. Prof. Eko pun melanjutkan tanya jawab kepada peserta KBMN PGRI.

Salah satu pertanyaan yang menarik adalah ketika seorang guru di seBuah PAUD AlQuran menanyakan, kira-kira tulisan apa yang bisa ia tulis sehingga bisa menarik minat pembaca. Prof. Eko pun kemudian menjawab bahwa kita dapat mengetahuinya dengan menanyakan kepada orang-orang di sekitar kita, misalnya dengan pertanyaan: "kalau saya buat buku seperti ini, kira-kira kamu mau membelinya ndak ya?". Dari situ kita  akan tahu apakah orang tertarik dengan karya kita atau tidak.

Ada juga yang bertanya mengenai tidak adanya keahlian khusus yang ia miliki untuk dapat dituangkan dalam naskah buku mayor. Prof. Eko pun memberikan semangat kepada peserta bahwa yang penting adalah KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI dan KEMAMPUAN BERBAHASA. Konten yang kita buat bisa bebas. Hanya imajinasi kita yang membatasinya.

Kemudian Prof. Eko melontarkan pertanyaan terakhir yang kemudian dijawab antusias oleh peserta.

 “Teman-teman, bolehkah saya bertanya? 

Anda mengikuti serangkaian program KBMN PGRI 28 ini karena INGIN TAHU, INGIN BISA, atau INGIN SERTIFIKAT? 

Pilih salah satu ya... hehehe.....”


                                   TETAP SEMANGAT dan SALAM LITERASI